PENGARUH SENAM ANTI STROKE TERHADAP TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI

Penulis

  • Mima Melati University Of Riau
  • Wasisto Utomo Fakultas Keperawatan Universitas Riau
  • Agrina Agrina Fakultas Keperawatan Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.31258/jni.11.2.206-214

Kata Kunci:

hipertensi, tekanan darah, senam anti stroke

Abstrak

Hipertensi merupakan suatu peningkatan tekanan darah yang tidak normal secara terus menerus lebih dari satu periode yang dapat terjadi karena jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam anti stroke terhadap tekanan darah penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan metode quasy experiment dengan pendekatan non-equivalent control group. Pengambilan sampel menggunakan tenik purposive sampling dengan jumlah responden 34 orang, terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan intervensi senam anti stroke selama 30 menit sebanyak 6 kali dalam waktu 2 minggu. Kelompok kontrol tidak diberikan intervensi. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Alat ukur yang digunakan adalah sphygmomanometer digital dan lembar observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji dependent t test dan independent t test. Hasil uji statistik menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik secara signifikan pada kelompok eksperimen dengan p value 0,000 dan 0,001 (p<0,05). Hasil uji statistik rata-rata tekanan darah sistol sesudah intervensi pada kelompok eksperimen dan kontrol diperoleh p value 0,000 (p<0,05) dan rata-rata tekanan darah diastol sesudah intervensi pada kelompok eksperimen dan kontrol diperoleh p value 0,000 (p<0,05). Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa senam anti stroke dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarakan agar dapat mengaplikasikan senam anti stroke untuk menurunkan tekanan darah

Referensi

DAFTAR PUSTAKA

Aji, w. P. B., & isnaeni, y. (2015). Pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di posyandu lansia dusun banaran 8 playen gunung kidul (Doctoral dissertation, Stikes 'Aisyiyah Yogyakarta).

Brunnar & Suddart, (2014). Buku ajar keperawatan medical bedah edisi 8 volume 2. Jakarta: EGC.

Dinkes Kota Pekanbaru. (2018). Profil penderita hipertensi. Pekanbaru: Dinas Kota Pekanbaru.

Fidyastria, K. (2017). Pengaruh senam anti stroke terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di UPTD Griya Wreda Surabaya (Doctoral Dissertation, Universitas Airlangga). Diperoleh tanggal 31 Januari 2019. http://repository.unair.ac.id

Fikriana, R. (2018). Sistem kardiovaskuler. Yogyakarta: Deepublish.

Harber, P.M. & Scoot, T. (2009). Aerobic exercise training improves whole muscle and single myofiber size and function in older woman. Journal Phsycal Regular Integral Company Phsyical, PP. 10,11-42.

Izhar, M. D. (2017). Pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Luhur Jambi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 17(1), 204-210. Diperoleh tanggal 22 Oktober 2018. http://ji.unbari.ac.id

Kemenkes RI. (2015). Hipertensi the silent killer. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI.

Kusmana, D. (2009). Hipertensi: Definisi, prevalensi, farmakoterapi dan latihan fisik. Cermin Dunia Kedokteran.

Padila. (2013). Asuhan keperawatan penyakit dalam. Yogyakarta: Nuha Medika.

Potter, P. A. & Perry, A. G. (2010). Fundamental keperawatan, Edisi 7 Buku 2. Jakarta: Salemba Medika.

Rahajeng, E., & Tuminah, S. (2009). Prevalensi hipertensi dan determinannya di Indonesia. Majalah Kedokteran Indonesia, 59(12), 580-587.

Sartik, S., Tjekyan, R. M., & Zulkarnain, M. (2017). Risk factors and the incidence of hipertension in palembang. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 8(3), 180-191.

Sherwood, L., 2011. Fisiologi manusia : dari sel ke sistem Ed.6. Jakarta: EGC.

Smeltzer, S., Bare, B. G., Hinkle, J., & Cheever, K. (2010). Textbook of medical-surgical nursing, brunner& suddarth's. China.: lippinicott williams and wilkins, 889.

Soeparman. (2011). Panduan senam stroke. Jakarta: Puspa Swara.

Sudoyo, A. W., Setiyohadi. B., Alwi. I., Simadibrata. M., & Setiati. S. (2009). Buku ajar ilmu penyakit dalam Jilid I edisi V. Jakarta: Interna Publishing.

Tul'aini, N., & Dewi, Y. I. Efektifitas kombinasi terapi kukusan labu siam dan senam anti stroke terhadap penurunan tekanan darah pada pasien dengan hipertensi. Jurnal Online Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau, 1(1), 1-9. Diperoleh tanggal 18 Oktober 2018. https://www.neliti.com

Udjianti, W.J. (2013). Keperawatan kardiovaskular. Jakarta: Salemba Medika.

Utaminingsih, W. R. (2015). Mengenal & mencegah penyakit diabetes, hipertensi, jantung dan stroke untuk hidup lebih berkualitas. Yogyakarta: Media Ilmu.

Diterbitkan

2021-03-31

Cara Mengutip

Melati, M., Utomo, W., & Agrina, A. (2021). PENGARUH SENAM ANTI STROKE TERHADAP TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI. Jurnal Ners Indonesia, 11(2), 206–214. https://doi.org/10.31258/jni.11.2.206-214

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama