GAMBARAN FATIGUE PADA PASIEN KANKER POST KEMOTERAPI

Dahlia Dahlia, Darwin Karim, Siti Rahmalia Hairani Damanik

Abstract


Kemoterapi adalah salah satu pengobatan kanker untuk membunuh sel-sel kanker, mencegah  pertumbuhan dan penyebaran sel-sel abnormal yang tidak terkendali yang cenderung menyerang jaringan di sekitarnya dan menyebar ke organ lain. Efek samping kemoterapi seperti mual muntah, anemia, dan masalah tidur dapat menyebabkan fatigue. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui identifikasi fatigue pada pasien kanker dengan post kemoterapi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskripstif sederhana. Penelitian ini dilakukan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru pada 7-16 Mei 2018  dengan melibatkan 144 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan mengguanakan kuisioner yang telah diuji validitas dan reabilitas. Kuisioner adalah Piper Fatigue Scale. Data dianalisis dengan analisis univariat untuk menentukan distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden pada fatigue tingkat ringan sebanyak 11 orang (7,6%), tingkat sedang sebanyak 72 orang (50%) dan tingkat berat sebanyak 61 orang (42,4%). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan identifikasi kepada  profesi perawatan kesehatan mengenai fatigue pada pasien kanker  dengan post  kemoterapi untuk dapat lebih meningkatkan asupan nutrisi dan aktivitas yang seimbang pada pasien sehingga derajat fatigue dapat menurun atau tidak bertambah parah.


Keywords


Fatigue; Kanker; Kemoterapi

Full Text:

PDF

References


Alberta Health Services. (2017). Cancer-related fatigue. Diperoleh 05 November 2018 dari https://www.alberta healthservices.ca

American cancer Society. (2016). Cancer Treatment & Survivorship Facts & Figures. Diperoleh 24 Oktober 2018 dari https://www.cancer.org.

American cancer Society. (2018a). Cancer Facts & Figures. Diperoleh 15 Oktober 2018 dari https://www.cancer.org

American cancer Society. (2018b). What Is Cancer-related Fatigue?. Diperoleh 21 November 2018 dari https://www.cancer. org

Argiles, J. M., Busquets, S., & Lopez, S. F. J. (2006). Cytokines as mediators and targets for cancer cachexia. In The Link Between Inflammation and Cancer,199-217.

Breast cancer. (2019). What can cause breast cancer?. Diperoleh 30 Mei 2019 dari https://breastcancernow.org

Depkes RI. (2009). Profil Kesehatan Indonesia. Diperoleh 22 Juni 2019 dari http://www.depkes.go.id

Fatma. (2006). Respons imunitas yang rendah pada tubuh manusia usia lanjut. Makara Kesehatan, 10(1), 47-53.

Ghoncheh, M., Pournamdar, Z., & Salehiniya, H. (2016). Incidence and mortality and epidemiology of breast cancer in the world. Asian Pac J Cancer Prev, 17(S3), 43-46.

Hardiano, R., & Nurul, H. (2015). Gambaran indeks massa tubuh pada pasien kanker yang mengalami kemoterapi. Jurnal Online Mahasiswa, 2(2), 1381-1388. Diperoleh 18 Mei 2019 dari https://media.neliti.com

Indrati, R. (2005). Faktor-faktor risiko yang berpengaruhi terhadap kejadian kanker payudara wanita. Diperoleh 21 Juni 2019 dari http://eprints.undip.ac.id.

Kashani, F. L., Vaziri, S., Akbari, M. E., Jamshidifar, Z., & Sanaei, H. (2014). Stress Coping Skills Training and Distress in Women with Breast Cancer. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 159(23), 192–196.

Kementerian Kesehatan RI Pusat Data dan Informasi Kesehatan. (2015). Stop Kanker. Infodatin-kanker. Diperoleh 15 Oktober 2018 dari http://www.depkes.go. id

Liao, M. N., Chen, S. C., Chen, S. C., Lin, Y. C., Hsu, Y. H., Hung, H. C., ... & Jane, S. W. (2012). Changes and predictors of unmet supportive care needs in Taiwanese women with newly diagnosed breast cancer. In Oncology nursing forum, 39( 5), 380-389.

Maurer Foundation. (2012). Estrogen And Breast Cancer. Diperoleh 29 Mei 2019 dari https://www.maurerfoundation.org

Mayo Foundation for Medical Education and Research. (2019b). Cancer fatigue: why it occurs and how to cope. Diperoleh 21 Mei 2019 dari https://www.mayoclinic. Org

Narayanan, V., & Koshy, C. (2009). Fatigue in cancer: a review of literature. Indian journal of palliative care, 15(1), 19-25.

National Cancer Institute. (2015). Chemotherapy to treat cancer. Diperoleh 07 Februari 2019 dari https://www.cancer.gov

National Cancer Institute. (2017a). Types of cancer treatment. Diperoleh 11 November 2018 dari https://www. cancer.gov

National Comprehensive Cancer Network. (2014). Cancer related fatigue clinical Practice guidelines in oncology. Diperoleh 21 November 2018 dari http/nccn.org

Ningsih, S. F. (2015). Efektivitas terapi emotional freedom technique (EFT) terhadap kecemasan pasien kanker payudara stadium II dan III. Jurnal Online Mahasiswa, 2(2), 1501-1509. Diperoleh 18 Mei 2019 dari https://media.neliti.com

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nugroho, S. T., & Anggorowati, A. J. (2017). Kualitas Tidur dan Fatigue pada Klien Cancer. Adi Husada Nursing Journal , 3(1), 88-92.

Pipper BF., Dibble SL., Dodd MJ., Weiss MC., Slaugther RE., & Paul SM. (1998). The revised piper fatigue scale: psychometric evaluation in women with breast cancer. Oncol Nurs Forum, 25(4), 677-84.

Ryan, J. L., Carroll, J. K., Ryan, E. P., Mustian, K. M., Fiscella, K., & Morrow, G. R. (2007). Mechanisms of cancer-related fatigue. The oncologist, 12(1), 22-34.

Septilia, F., Karim, D., & Huda, N. (2018). Hubungan tingkat stres dengan kualitas hidup pasien kanker payudara pada berbagai tingkatan stadium. Jurnal Online Mahasiswa, 5(2), 597-605. Diperoleh18 Mei 2019 dari https://jom.unri.ac.id

Strebkova, R., Petkova, M., & Minev, M. (2017). Assessment of cancer related fatigue. Trakia Journal of Sciences, 15(3), 238-243.

Wahyuni, D., Huda, N., & Utami, G. T. (2015). Studi fenomenologi: Pengalaman pasien kanker stadium lanjut yang menjalani kemoterapi. Jurnal Online Mahasiswa, 2(2), 1041-1047.

WHO. (2018). Latest global cancer data: Cancer burden rises to 18.1 million new cases and 9.6 million cancer deaths in 2018. Diperoleh tanggal 15 Oktober 2018 dari http://www.who.int/cancer




DOI: http://dx.doi.org/10.31258/jni.10.1.80-93

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Ners Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.