PENGALAMAN SUAMI BERSUKU MELAYU DALAM MENDAMPINGI ISTRI BERSALIN

Elisia Elfina, Ari Pristiana Dewi, Reni Zulfitri

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman suami bersuku Melayu dalam mendampingi istri bersalin. Metode penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang dilakukan di Puskesmas Kuok Kabupaten Kampar Kecamatan Kuok, yang melibatkan 4 partisipan. Partisipan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara semi-struktur dengan pedoman wawancara. Hasil penelitian menemukan ada 4 tema yaitu: (1) perasaan suami saat mendampingi istri bersalin yaitu perasaan positif  (senang, terharu dan bahagia) dan perasaan negatif (cemas, takut, deg-degan dan sedih), (2) cara suami mengatasi perubahan psikologi saat mendampingi istri bersalin yaitu denganmelakukan teknik relaksasi nafas dalam dan kegiatan spiritual seperti berserah diri, berdoa dan berzikir dengan yang Maha Kuasa,(3) dukungan suami saat mendampingi istri bersalin terdiri dari dukungan fisik yaitu memegang tangan, mengelus rambut, kepala, perut dan memijit punggung istrinya dan dukungan informatif yaitu motivasi berupa kata-kata semangat, berzikir dan istighfar menyebut nama Allah, (4) alasan suami mendampingi istri selama proses persalinan karena adanya keinginan dan kesadaran dari diri pasrtisipan itu sendiri seperti memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk mendampingi saat persalinan. Hasil penelitian ini diharapkan agar para suami selalu mendampingi istri selama proses persalinan karena dukungan yang diberikan oleh suami dapat memberikan kenyamanan pada istri saat bersalin

Keywords


mendampingi; pengalaman suami

Full Text:

PDF

References


Afiyanti & Rachmawati, I.N. (2014). Metodologi penelitian kualitatif dalam risetkeperawatan. Jakarta: PT Raja Gtavindo Persada.

Alwi, Q. (2007). Tema budaya yang melatarbelakangi perilaku ibu-ibu penduduk asli dalam pemeliharaan kehamilan dan persalinan di kabupaten Mimika..

Ambarwati, W. N. (2015). Respon dan koping perempuan Jawa selama proses melahirkan secara normal di Surakarta.

Amelia, B., Elita, V., & Dewi, Y.I. (2015).Hubungan pola asuh orang tua dengan motivasi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada remaja di daerah pesisir Riau.

Anggraeni, D.S., Sumarni.,& Agustina, E.E. (2014). Pengaruh dukungan suami dalam proses persalinan dengan nyeri persalinan di rsia bunda Arif Purwokerto.

Arifin, A., Kundre.,& Rompas, S. (2015). Hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan ibu hamil menghadapi proses persalinan di puskesmas Budilatama kecamatan Gadung kabupaten Buol propinsi Sulawesi Tengah.

Asrinah.(2010). Asuhan kebidanan masa persalinan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Dagun, S. M. (2002). Psikologi keluarga. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Hastuti, B. (2009). Pengaruh dukungan suami terhadap lama persalinan kala II ibu primigravida.

Laurika, S., Rosalina.,& Susilo, E. (2015). Hubungan dukungan suami dengan kesiapan ibu hamil menjelang proses persalinan di RSUD Tugurejo kota Semarang.

Mahmudah, D. (2010). Hubungan dukungan keluarga dan religiusitas dengan kecemasan melahirkan pada ibu hamil anak pertama (primigravida).

Mahmudah, H., & Barokah, L. (2016).Peran suami dalam memberikan dukungan moril persiapan persalinan di puskesmas Pleret Bantul.

Margiantari E, Basuki A, Ningsih M (2012). Kecemasan terhadap kehamilan pada wanita dewasa muda yang bekerja.

Maryunani, A. (2010). Nyeri dalam persalinan teknik dan carapenanganannya. Jakarta: TIM.

Melalatoa, M. J. (1995). Ensiklopedi suku bangsa di Indonesia Jilid L-Z. Jakarta: CV. Eka Putra.

Nolan, M. (2015).Panduan komprehensif tentang kehamilan sehat. Yogyakarta: Golden Books.

Notoatmojo, S. (2010).Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Noviana, R. E., & Puspitasari, D. (2016).Kesiapan suami sebagai pendamping persalinan di puskesmas Pleret kabupaten Bantul Yogyakarta.

Nurasiah, A., Rukmawati, A., & Badriah, D. L. (2012).Asuhan persalinan normal bagi bidan. Bandung: PT Refika Aditama.

Nurhalimah. (2015). Upaya dinas kebudayaan pariwisata pemuda dan olahraga dalam menyelenggarakan kegiatan bidang kebudayaan di kabupaten Nunukan.

Nurjanah, S., & Indrawati. (2013). Tingkat kecemasan suami saat menghadapi persalinan istri di rsu Asy-syifa Sambi Boyolali.

Polit, D. F & Beck, C. T. (2010). Essentialsof nursing reseach: Appraising evidence for nursing practice. Philadelpia: Lippincoott Williams & Wilkins.

Primasnia, P., Wagiyo.,& Elisa. (2013). Hubungan pendampingan suami dengan tingkat kecemasan ibu primigravida dalam menghadapi proses persalinan kala I di rumah bersalin wilayah kota Ungaran.

Rahman, P. L., & Yusuf, E. A. (2012).Gambaran pola asuh orangtua pada masyarakat pesisir pantai.

Rasmun.(2009). Stress, koping dan adaptasi. Jakarta: C.V Agung Seto.

Saminem. (2009). Kehamilan normal: Seri asuhan kebidanan. Jakarta: EGC.

Samin, S. M. (2008). Dari melayu ke Indonesia. Indonesia: Pustaka Pelajar.

Saryono.,& Anggraeni, M.D. (2013). Metodologi penelitian kualitatif dan kuantitatif dalam bidang kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Stuard, G.W. (2006). Buku saku keperawatan jiwa.EGC. Jakarta.

Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif R & D. Bandung : Alfabeta.

Suparni, I. E., & Astutik, R. Y. (2016). Menopause masalah dan penanganannya. Yogyakarta: C.V Budi Utama.

Sutrisno, M., & Putranto, H. (2005).Teori-teori kebudayaan. Yogyakarta: Kanisius

Sumarah, Yani, W., & Nining, W. (2008).Perawatan ibu bersalin. Yogyakarta: Fitramaya.




DOI: http://dx.doi.org/10.31258/jni.9.2.143-155

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Ners Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.