EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN BERBASIS THE HEALTH BELIEF MODEL PADA PENDERITA HIPERTENSI

Litria Suirvi, Herlina Herlina, Ari Pristiana Dewi

Abstract


Pendidikan kesehatan berbasis the Health Belief Model menekankan persepsi terhadap kerentanan, keparahan, manfaat dan hambatan terhadap suatu penyakit yang dapat mengancam kesehatan mereka, sehingga penderita hipertensi perlu diberikan pengetahuan untuk mengatasi penyakit hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan berbasis the Health Belief Model pada penderita hipertensi yang telah dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki kota Pekanbaru menggunakan desain penelitian pre- eksperimen dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian berjumlah 30 orang diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisa bivariat dengan uji t Dependen dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan perbedaan pada skor pengetahuan, persepsi dan perilaku setelah diberikan pendidikan kesehatan berbasis the Health Belief Model dengan nilai p (0,000) < α(0,05).  Pendidikan kesehatan berbasis the Health Belief Model tentang hipertensi dapat meningkatkan pengetahuan, persepsi dan perilaku penderita hipertensi dalam mengatasi penyakit hipertensi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat diterapkan dalam memberikan intervensi keperawatan untuk meningkatkan pengetahuan, persepsi dan perilaku penderita hipertensi dalam mengatasi penyakit hipertensi.

Keywords


Hipertensi, Pendidikan Kesehatan, the Health Belief Model

Full Text:

PDF

References


Aspiani, Y.R. (2014). Buku ajar asuhan keperawatan gerontik, aplikasi NANDA, NIC dan NOC, Jilid 1. Jakarta Timur: Trans Info Media.

Bayat, F., Shojaezaeh, D., Baikpur, M., Heshmat,R., Baikpur,M., Hosseini, M. (2013). The Effect of Education Based on Extended Health Belief Model in Type 2 Diabetic Patient: A Randomized Controlled Trial.Diakses tanggal 28 November 2018 dari www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3879225

Bensley, R. J. (2009). Metode pendidikan kesehatan masyarakat. jakarta: EGC

Departemen Kesehatan RI. (2009). Kategori usia. Diakses tanggal 20 Mei 2019 dari http://jurnal.stikes-wirahusada.ac.id

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. (2018). Data Primer Jumlah Hipertensi di Kota Pekanbaru. Pekanbaru: Dinkes Kota Pekanbaru

Kemenkes, RI. (2014). Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI “Situasi Kesehatan jantung”. Diakses tanggal 25 November 2018 dari www.depkes.go.id/download.php?file= download/…/infodatin/infodatin-jantung.pdf

Khoirunnisa. (2017). Efektifitas the health belief model terhadap pengetahuan tentang manajemen diet DM-Disc. Jurnal Ners Indonesia, Vol.8 No.1

Kowalski, R.E. (2010). Terapi hipertensi program 8 minggu untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan mengurangi resiko penyakit jantung dan Stroke Secara Alami. Bandung: Qanita

Lamorte, W.W. (2018). The health belief model. Boston University of Public Health. Diperoleh tanggal 18 Desember 2018 dari hsphweb.bumc.bu.edu/otlt/MPH-Modules/SB/BehavioralChangeTheories/BehavioralChangeTeories2.html

Lestari, D. R.N. (2017). Faktor- faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada pekerja sektor informal di pasar Beringharjo Kota Yogyakarta. Diakses tanggal 28 November 2018 dari digilib.unisayogya.ac.id/2689/1/161010

Masri,H.,dkk. (2016). Perbandingan pengetahuan, sikap, dan keikutsertaan vasektomi antara konseling dengan pendekatan health belief model dan standar pada pasangan usia subur (PUS) Di Kota Banjar. IJEMC, Volume 3 No. 2

Maulana, H. D. J. (2013). Promosi kesehatan. Jakarta: EGC

Muttaqin, Arif. (2009). Buku ajar keperawatan klien dengan gangguan kardiovaskuler dan hematologi. Jakarta: Salemba Medika.

Nita, Y & Oktavia, D. (2018). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pasien hipertensi di Puskesmas Payung Sekaki Pekanbaru. Jurnal Ilmu Kesehatan Vol.6 No.1

Notoadmodjo, S. (2012). Metodologi penelitian kesehatan Edisi revisi. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan teori dan aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta.

Pramestutie, H.R & Silviana, N. (2016). tingkat pengetahuan pasien hipertensi tentang penggunaan obat di puskesmas Kota Malang. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia Vol.5 No.1 hlm 26-34 ISSN: 2252-6218

Ridwan, M. (2017). Mengenal, mencegah, mengatasi silent killer “hipertensi”. Yogyakarta: Romawi Press.

Sari, D., Safri., Utami, G,T. (2018). Hubungan motivasi diri terhadap kepatuhan melaksanakan diet pada penderita hipertensi. JOM Fkp, Vol.5 No. 2.

Shamsi, M., dkk.(2013).The Effect of educational program on increasing oral health behavior among pregnant women: applying health belief model.health education and health promotion Vol.1 (2):21-36

Triwibowo, C., & Pusphandani, M. E. (2015). Pengantar dasar ilmu kesehatan masyarakat. Yogyakarta: Nuha Medika.

Sudoyo, A.W., Setiyohadi, B., Alwi, I., Simadibrata, M. K., Setiati, S. (2009). Ilmu penyakit dalam. Jakarta: Pusat Penerbitan Ilmu Penyakit Dalam.

Triyanto, E. (2014). Pelayanan keperawatan bagi penderita hipertensi secara terpadu. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Widyanto, F. C. (2014). Keperawatan komunitas dengan pendekatan praktis. Yogyakarta: Nuha Medika.

Yusly,E.,dkk. (2015). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap persepsi tentang kesehatan genetalia pada remaja putri di SMAN 1 Pakusari Kabupaten Jember




DOI: http://dx.doi.org/10.31258/jni.12.2.114-121

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal Ners Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.