HUBUNGAN KEMATANGAN EMOSI TERHADAP PERILAKU AGRESIF SISWA MADRASAH ALIYAH DAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

Raja Fitrina Lestari, Agus Susanto

Abstract


Perilaku agresif adalah perbuatan yang diniati untuk menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun psikologis. Salah satu pemicu dari perilaku agresif adalah ketika seseorang mengalami satu kondisi emosi tertentu, yang sering terlihat adalah emosi marah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kematangan emosi terhadap perilaku agresif siswa Madrasah Aliyah (MA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Pesantren Teknologi Riau Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 144 orang siswa Madrasah Aliyah (MA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Pesantren Teknologi Riau Pekanbaru yang diambil secara total sampling. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dengan menggunakan distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan uji statistik Chi-square. Hasil uji analisis bivariat didapatkan  p value 0,000 (p<0,05), maka dapat disimpulkan ada hubungan antara kematangan emosi dengan perilaku agresif siswa Madrasah Aliyah (MA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Pesantren Teknologi Riau Pekanbaru. Diharapkan Pesantren Teknologi Riau Pekanbaru dapat meningkatkan bimbingan kepada para siswa tentang pentingnya pengendalian emosi dan akibatnya jika emosi tidak dapat dikendalikan

Keywords


Kematangan Emosi; Prilaku Agresif

Full Text:

PDF

References


Amelia, E Mei. (2011). Tawuran pelajar memakan banyak korban. Diperoleh dari http://news.detik.com

Anggoro. (2013). Polisi Pekanbaru buru geng motor hingga ke sekolah. Antara news. Diperoleh dari http:/www.antaranews. com

Aprius, M. G & Fajar, K. (2011). Perilaku agresi pada mahasiswa ditinjau dari kematangan emosi. (Vol 1, No. 2, hlm 86-92), Jurnal Psikologi Pitutur.

Fitriana, N. J. (2009). Hubungan antara kematangane emosi dengan perilaku agresi pada siswa Di SMK Muhammadiyah 1 Malang. [online]. Diperoleh dari http://Karya-Ilmiah. um.ac.id/. Diakses pada 15 Januari 2015.

Kartono, K. (2011). Psikologi anak. Bandung: Mandar Maj.

Myers, D. (2012). Psikologi sosial Jilid 2. Jakarta : Salemba Humanika.

Nashori, Fuad. (2008). Psikologi sosial islami. Bandung : Refika Aditama.

Popeuna, J. (2014). Hubungan kematangan emosi dengan perilaku agresif pada remaja Di SMP Negeri 7 Banda Aceh. Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. [online]. Diperoleh dari http://etd.unsyiah.ac.id/. Diakses pada 22 Maret 2015.

Putri. F. A. (2010). Hubungan kematangan emosi dengan agresivitas remaja akhir laki-laki. Jakarta: Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. [online]. Diperoleh dari http://repository.uinjkt.ac.id/. Diakses 9 Desember 2015.

Santrock, J.W. (2007). Remaja. Jakarta: Erlangga.

__________. (2012). Perkembangan masa hidup. jilid 1. Ed 13 . Jakarta: Erlangga.

Sarwono, S. W. (1999). Psikologi sosial: individu dan teori-teori psikologi sosial. Jakarta: Balai Pustaka.

__________. (2013). Psikologi Remaja. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Setyawan, D. (2016). Quo vadis perlindungan anak di sekolah: antara norma dan realita. Diperoleh dari http://www.kpai. go.id/berita/kpai-quo-vadis-perlindungan -anak-di-sekolah-antara-norma-dan-realita/. Diakses pada 22 Maret 2015




DOI: http://dx.doi.org/10.31258/jni.10.1.114-121

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Ners Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.